KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri peringatan Maulid Nabi di Masjid Jami Annur, Bekasi Utara. Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan pesan penting mengenai persatuan dan toleransi, meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai pemimpin yang sukses membangun keharmonisan di tengah perbedaan.
Menurut Wawali, Rasulullah SAW tidak menjadikan perbedaan agama sebagai penghalang untuk membangun kerukunan. Sebaliknya, Nabi Muhammad justru menganggap kerukunan dan persatuan sebagai hal yang lebih penting untuk diperjuangkan.
“Kota Bekasi adalah rumah bagi seluruh anak bangsa. Alhamdulillah, saat kejadian beberapa waktu lalu, Kota Bekasi tetap aman dan kondusif, ini bukti persatuan di kota ini sangatlah kuat,” ujar Wawali.
Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh, yang turut menjaga kedamaian.
Wawali Abdul Harris Bobihoe juga menegaskan bahwa sebagai kota yang heterogen, Pemerintah Kota Bekasi menjamin kepastian dan kebebasan bagi setiap warganya untuk menjalankan kegiatan keagamaan.
“Kota Bekasi masuk sebagai 10 Kota Harmonis di Indonesia. Ini menunjukkan nilai Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Acara ini menjadi contoh nyata dari sikap toleransi yang tinggi,” tambahnya.
Setelah rangkaian acara Maulid Nabi selesai, Wawali beserta tokoh masyarakat dan anggota DPRD menyempatkan diri untuk berziarah ke makam KH Muchtar Tabrani.


