MEKAH – Sebuah aksi humanis ditunjukkan oleh personel Polri, AKP Agung Pranoto, yang tergabung dalam tim Amirul Hajj saat menjalankan tugas pengamanan di Tanah Suci. Di tengah kepadatan arus jemaah, AKP Agung dengan sigap membantu seorang jemaah haji lansia yang tiba-tiba terjatuh saat dalam perjalanan pulang usai melaksanakan ibadah umrah wajib. Kejadian tersebut berlangsung di area pintu keluar menuju Terminal Syib Amir, sebuah titik krusial yang menjadi akses utama pergerakan jemaah di Mekah.
Peristiwa ini bermula ketika AKP Agung melihat seorang kakek yang tampak kelelahan dan terjatuh di pertengahan jalan. Tanpa ragu, ia langsung menghampiri dan menggendong jemaah tersebut untuk menjauh dari kerumunan demi keamanan. Aksi spontan ini dilakukan karena kondisi fisik jemaah yang sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki di tengah cuaca dan kepadatan jalur Terminal Syib Amir.
“Tiba-tiba beliau terjatuh di pertengahan pintu keluar arah Terminal Syib Amir. Begitu saya lihat, langsung saya gendong sampai akhirnya menemukan kursi roda di pintu jalur terminal untuk membantu proses evakuasi selanjutnya,” ujar AKP Agung menceritakan momen tersebut. Kehadiran personel Polri di titik-titik rawan seperti ini terbukti mampu memberikan rasa aman sekaligus bantuan fisik yang sangat dibutuhkan oleh jemaah, terutama bagi mereka yang tergolong lanjut usia.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan koordinasi keamanan dan perlindungan jemaah selama berada di Tanah Suci. Dengan integrasi ini, peran personel kepolisian tidak hanya terbatas pada pengawasan prosedur, tetapi juga mencakup aspek pelayanan kemanusiaan yang lebih terstruktur guna menjamin keselamatan seluruh jemaah asal Indonesia.
Aksi yang ditunjukkan di Mekah ini menjadi bukti nyata bahwa semangat melayani dan melindungi tetap menjadi prioritas utama, melintasi batas negara. Hal ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.


