PADANG PARIAMAN – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Padang Pariaman sejak Kamis malam memicu banjir susulan di Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Jumat (02/01/2026). Akibat luapan Sungai Batang Surantiah, sedikitnya 250 warga dilaporkan terjebak di dalam rumah mereka setelah akses jalan utama terputus total oleh genangan air.
Merespons situasi kritis tersebut, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melaksanakan operasi penyelamatan dan evakuasi massal.
Prioritaskan Lansia dan Anak-anak
Ketinggian air yang bervariasi antara setinggi lutut hingga mencapai dada orang dewasa membuat warga kesulitan untuk melakukan evakuasi secara mandiri. Di bawah pimpinan AKBP Ferry Setiawan, S.T., M.M., Tim Rescue Korpolairud mengerahkan perahu karet dan perlengkapan SAR khusus untuk menjangkau titik-titik terparah yang terisolasi.
“Fokus utama kami adalah keselamatan nyawa masyarakat. Proses evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan perempuan, yang terjebak di area dengan arus air cukup kuat,” ujar AKBP Ferry Setiawan di lokasi banjir.
Wujud Respons Cepat Polri dalam Bencana
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa kehadiran Korpolairud di Lubuk Alung adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal saat bencana melanda.
“Begitu laporan masuk mengenai adanya ratusan warga yang terjebak banjir susulan, Tim Rescue Korpolairud segera diterjunkan. Ini adalah instruksi langsung untuk memastikan negara hadir dalam situasi darurat. Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi kami,” tegas Kombes Pol Erdi.
Siaga Hingga Situasi Kondusif
Selain melakukan evakuasi, Polri terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk memantau perkembangan debit air. Mengingat curah hujan di Sumatera Barat yang masih berpotensi tinggi, personel Korpolairud tetap disiagakan di lokasi hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.
Hingga Jumat sore, Tim Rescue masih menyisir rumah-rumah warga untuk memastikan tidak ada lagi penduduk yang tertinggal di area terdampak. Polri juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bersedia dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi jika air kembali naik.


