GANTARITV.COM BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota menggelar kegiatan buka puasa bersama komunitas “Ojol Jaga Bekasi” di Masjid Al-Mukmin Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (27/2/2026). Acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dengan para pejuang aspal dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom, Ketua Ojol Jaga Bekasi Bapak Sarjono Adi Saputro, serta perwakilan pengemudi ojek online dari seluruh wilayah Polsek jajaran.
Dalam sambutannya mewakili Kapolres, AKBP Davis Busin Siswara menekankan pentingnya keamanan sebagai syarat mutlak kemajuan sebuah kota. Ia mengibaratkan langkah Nabi Muhammad SAW saat menyusun Piagam Madinah.

“Nabi hijrah ke Madinah, yang pertama dijamin dalam Piagam Madinah adalah keamanan. Keamanan didahulukan baru aktivitas lain bisa berjalan. Sama seperti kita di Bekasi, kalau tidak aman, semua susah. Orang mau pesan makanan takut, mau investasi takut. Maka, polisi dan ojol harus sama-sama jaga,” ujar AKBP Davis.
Ia menambahkan bahwa komunitas ojol yang beroperasi 24 jam di lapangan adalah “mata dan telinga” kepolisian yang sangat efektif dalam mendeteksi gangguan kamtibmas sejak din
Menjelang waktu berbuka, Wakapolres juga mengingatkan para pengemudi ojol agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi bohong (hoaks) yang dapat memecah belah masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pelaku kerusuhan biasanya bukan warga asli yang peduli pada kotanya.
“Jangan mau diadu domba. Kalau orang tinggal di sini, dia tidak akan mau bikin rusuh karena ini rumahnya. Kita harus pintar, momen silaturahmi ini adalah cara kita menangkal hoaks,” tegasnya.
AKBP Davis juga menjelaskan strategi keamanan melalui “Teori Balon”.
“Keamanan itu sederhana, seperti balon. Kalau kita tekan di satu titik, dia akan menonjol di titik lain. Artinya, kalau kita ketat menjaga Bekasi, potensi kejahatan akan terpental keluar. Kita buat orang yang berniat jahat mikir dua kali untuk masuk ke Bekasi,” jelasnya.
Polres Metro Bekasi Kota mengajak para ojol untuk memanfaatkan layanan panggilan darurat 110 untuk melaporkan temuan mencurigakan di jalan. Dengan jaringan ojol yang luas, kepolisian optimis antisipasi tawuran dan kejahatan jalanan akan lebih maksimal.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Iptu H. Bonin yang menekankan esensi puasa untuk membentuk pribadi bertaqwa, kemudian berbuka puasa bersama.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., turut hadir dan bergabung bersama para anggota ojol dalam melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, menutup rangkaian acara dengan suasana penuh kekeluargaan dan harmoni.


