Jakarta – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya melaksanakan sterilisasi dan pengamanan ketat di Gedung Nusantara, Kompleks DPR/MPR RI, menjelang pelaksanaan Sidang ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) dan rangkaian pertemuan terkait, Rabu (14/5) dini hari.
Sterilisasi dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan tidak ada ancaman bom atau bahan berbahaya yang dapat mengganggu jalannya forum parlemen internasional yang strategis ini.
Tim Jibom Turun Langsung, Fokus ke Titik Vital
Satu Tim Penjinak Bom (Jibom) yang dipimpin AKP Ari Budiyanto, S.H. dikerahkan mulai pukul 04.15 WIB. Tim langsung berkoordinasi dengan Pamdal DPR/MPR dan menyisir sejumlah lokasi strategis seperti:
- Pos Kesehatan 2
- Ruang Makan VIP (Lantai 1 dan 2)
- Ruang Makan Umum
- Lobby Utama Gedung Nusantara
- Area halaman luar gedung
Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan alat pendeteksi bahan peledak berstandar internasional. Proses sterilisasi rampung pukul 05.22 WIB dan tidak ditemukan adanya benda mencurigakan. Seluruh area resmi dinyatakan steril dan aman untuk digunakan.
Berita acara hasil pemeriksaan diserahkan langsung kepada Pamdal sebagai dokumentasi resmi.
Komitmen Brimob Jaga Reputasi Indonesia di Dunia Internasional
Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., selaku Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, menegaskan bahwa keterlibatan Detasemen Gegana merupakan bentuk tanggung jawab Brimob dalam mendukung suksesnya event internasional.
“Kami siap menjamin keamanan demi citra Indonesia sebagai tuan rumah forum parlemen negara-negara OKI. Ini adalah wujud nyata Brimob hadir di garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, AKP Ari Budiyanto menambahkan bahwa sterilisasi ini merupakan bagian dari SOP pengamanan standar kegiatan berlevel internasional.
“Kami akan terus siaga dan profesional untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Rasa aman bagi peserta adalah prioritas utama,” tegasnya.
Sidang PUIC, Forum Strategis 19 Negara Islam
Sidang ke-19 PUIC (Conference of the Parliamentary Union of the OIC Member States) merupakan forum diplomatik tinggi antar-parlemen dari 19 negara anggota OKI, dengan jumlah delegasi mencapai 96 peserta, ditambah 9 organisasi internasional yang hadir sebagai pengamat.
Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan bergengsi ini sebagai bagian dari komitmen diplomatik dalam memperkuat kerja sama antarnegara Islam di bidang parlemen, hukum, dan keamanan global.


