GANTARITV.COM, KOTA BEKASI – Insan pers di Bekasi Raya bersiap menyambut perhelatan besar Hari Pers Nasional (HPN) tingkat daerah yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2026. Bertempat di Gedung Creative Center (GCC) Margahayu, acara ini dirancang bukan sekadar seremoni rutin, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh setiap tanggal 3 Mei.
Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini pada bulan Mei merupakan rangkaian daerah yang sah secara hukum dan bertujuan memperkuat profesionalisme jurnalis. Meskipun HPN secara nasional diperingati setiap 9 Februari, momentum di Bekasi ini sengaja diselaraskan dengan semangat kebebasan pers internasional guna merefleksikan peran pers yang independen, kritis, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
Perhelatan tahun ini mengusung semangat “Pers Bersatu Tanpa Sekat”, di mana panitia merangkul puluhan organisasi wartawan, komunitas, hingga paguyuban media dari berbagai platform. Ade menyatakan bahwa HPN adalah milik seluruh insan pers tanpa terkecuali, sehingga kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi untuk meruntuhkan ego sektoral antarorganisasi demi kemajuan industri media dan kualitas informasi di Bekasi Raya.
Selama tiga hari pelaksanaan, panitia telah menyusun rangkaian agenda yang menyentuh aspek edukasi dan sosial, mulai dari seminar jurnalistik mengenai Keterbukaan Informasi Publik (KIP) hingga aksi kemanusiaan seperti donor darah dan santunan anak yatim. Selain itu, akan diberikan penghargaan khusus kepada jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap eksistensi dan kemerdekaan pers di wilayah Bekasi.
Menutup keterangannya, Ade Muksin memastikan bahwa seluruh proses penganggaran dan fasilitas dari pemerintah daerah dilakukan secara transparan serta akuntabel sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan semangat “Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju”, kegiatan ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa jurnalis di Bekasi mampu solid dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara bermartabat.


