JAKARTA UTARA — Di tengah kepungan banjir akibat curah hujan tinggi, Kapolsek Koja, Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H., memimpin langsung aksi terjun ke lapangan. Dengan melakukan patroli jalan kaki, Kapolsek beserta jajaran pejabat utama (PJU) Polsek Koja menyisir wilayah terdampak guna membantu mobilitas warga dan memantau debit air, Senin (12/01/2026).
Langkah proaktif ini diambil setelah hujan deras yang mengguyur Jakarta Utara sejak dini hari menyebabkan sejumlah ruas jalan strategis terendam genangan.
Bantu Warga dan Pantau Titik Genangan
Didampingi Wakapolsek AKP Hartono dan jajaran Kanit, Kompol Andry Suharto tidak ragu masuk ke genangan air untuk memastikan kondisi masyarakat. Petugas tampak membantu para pengendara dan warga yang kesulitan melintas di area terdampak.
Berdasarkan pengecekan langsung di lapangan, beberapa titik terpantau memiliki ketinggian air yang bervariasi:
-
Depan Polsek Koja (Jl. Bhayangkara): ± 20 cm.
-
Jalan Taman Lontar & Jl. Cemara Ujung: ± 15–20 cm.
-
Jalan Mahoni & Depan Islamic Center (Jl. Kramat Jaya): Mencapai ± 40 cm.
“Patroli ini bukan sekadar mengecek ketinggian air, tetapi memastikan kehadiran Polri di tengah kesulitan masyarakat. Kami membantu warga yang melintas dan memberikan imbauan agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan,” ujar Kompol Andry Suharto.
Imbauan Keselamatan untuk Pengendara
Selain bantuan fisik, jajaran Polsek Koja juga memberikan edukasi kepada para pengendara roda dua agar ekstra hati-hati. Kondisi jalan yang licin dan genangan air yang menutupi lubang jalan menjadi perhatian utama petugas guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Hingga siang hari, seiring meredanya hujan, genangan air di sejumlah titik dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, personel Polsek Koja tetap disiagakan untuk memantau situasi secara real-time dan siap memberikan bantuan darurat jika debit air kembali meningkat.
Situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Koja dilaporkan tetap aman dan kondusif berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan.


