GANTARITV.COM JAKARTA – Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) mencatatkan berbagai pencapaian luar biasa sepanjang tahun 2024. Dalam acara Refleksi Akhir Tahun yang berlangsung di Gedung Mahkamah Agung pada Jumat (27/12/2024), Ketua MA, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., mengulas sederet prestasi dan inovasi yang berhasil diraih oleh lembaga peradilan tertinggi di Indonesia.
Prestasi dan Penghargaan 2024
MA meraih sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain:
- Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan yang transparan.
- Juara II Anugerah Reksa Bandha dari Kementerian Keuangan terkait pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
- Piagam Sistem Merit KASH, menunjukkan keberhasilan dalam penerapan meritokrasi.
- JOIN Awards Terbaik untuk keterbukaan informasi publik.
- EXNO Award untuk inovasi pelayanan hukum berbasis digital.
- Penghargaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan dan kategori Prima.
- Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang menegaskan komitmen antikorupsi.
Transformasi Digital: Inovasi Aplikasi Berbasis AI
Sebagai bagian dari modernisasi, MA meluncurkan lima aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pelayanan hukum:
- SIAP MA Terintegrasi – mempermudah pencarian informasi perkara.
- e-Court – inovasi untuk proses kasasi dan peninjauan kembali secara elektronik.
- Deteksi Dini (Early Detection) – mendeteksi potensi pelanggaran hukum.
- JDIH Versi Mobile – akses mudah ke dokumentasi hukum.
- DICTUM – direktori rumusan hukum yang mempermudah penelusuran hukum.
Aplikasi ini sudah tersedia di Play Store dan App Store, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dan praktisi hukum.
Peningkatan Kinerja dan Efisiensi
- Penanganan Perkara: Dari 31.112 perkara yang masuk, 30.763 berhasil diputus, dengan tingkat penyelesaian 97,77%.
- Realisasi Anggaran: Rp11,40 triliun dari total pagu Rp11,92 triliun (95,63%).
- Pembangunan gedung pengadilan baru untuk meningkatkan akses keadilan.
Regulasi Baru untuk Efektivitas Hukum
MA memperkenalkan sejumlah regulasi penting, di antaranya:
- PERMA No. 2 Tahun 2024 tentang tata cara pengajuan keberatan terkait pengadaan tanah.
- SEMA No. 1 Tahun 2024 untuk salinan putusan dan akta cerai elektronik.
- SEMA No. 2 Tahun 2024 yang fokus pada keamanan data.
Pengawasan dan Akuntabilitas
Sepanjang 2024, MA menerima 4.313 pengaduan dengan penyelesaian 4.116 kasus. Sanksi dijatuhkan kepada aparatur peradilan:
- 31 sanksi berat.
- 95 sanksi sedang.
- 70 sanksi ringan.
Komitmen dan Harapan ke Depan
Ketua MA, Prof. Sunarto, menyatakan, “Tahun 2024 menjadi bukti Mahkamah Agung terus bertransformasi menjadi lembaga yang modern, akuntabel, dan berintegritas. Kami akan terus memberikan keadilan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.”
Refleksi ini menjadi pengingat atas dedikasi MA dalam memperjuangkan keadilan, sekaligus inspirasi bagi lembaga lainnya dalam mewujudkan tata kelola yang baik dan profesional.


