ACEH TAMIANG – Komitmen Polri dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Pusat. Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP RI), Muhammad Qodari, memberikan pujian atas inisiatif Polri dalam membangun Hunian Tetap (Huntap) bagi para penyintas bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (15/01/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan langsung saat Qodari melakukan peninjauan lokasi di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, dengan didampingi oleh Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H., M.H.
150 Unit Hunian Tetap Tahap Awal
Dalam peninjauan tersebut, KSP RI melihat langsung proses pematangan lahan yang tengah berjalan. Proyek kemanusiaan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata Polri dalam membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut.
“Berdasarkan informasi dari Pak Kapolres, pada tahap awal ini Polri akan membangun sekitar 150 unit Hunian Tetap. Ini adalah langkah yang sangat signifikan dalam proses rehabilitasi bagi masyarakat pengungsi,” ujar Muhammad Qodari di lokasi kegiatan.
Wujud Nyata Bakti Polri untuk Negeri
Muhammad Qodari menegaskan bahwa keterlibatan Polri melampaui tugas-tugas pengamanan konvensional. Menurutnya, aksi pembangunan Huntap ini membuktikan bahwa Polri menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan rekonstruksi daerah terdampak bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi nyata dari pihak Polri. Upaya pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tamiang ini sangat terbantu dengan kehadiran Polri. Ini adalah kolaborasi luar biasa yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkap Qodari.
Target Manfaat Maksimal
Sementara itu, Kapolres Aceh Tamiang memastikan bahwa seluruh rangkaian pembangunan akan dilakukan dengan pengawasan ketat agar selesai tepat waktu dan memiliki kualitas yang layak bagi para korban banjir.
Pemerintah berharap dengan tersedianya Hunian Tetap ini, stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat pengungsi dapat segera pulih. Kunjungan kerja KSP RI ini ditutup dengan harapan agar seluruh proses pembangunan berjalan aman dan lancar hingga siap ditempati oleh masyarakat penerima manfaat.


