KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kembali menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta pengendalian inflasi. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Selasa (6/5/2025).
Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok rumah tangga dengan harga terjangkau.
Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, hadir langsung menyapa warga dan meninjau pelaksanaan kegiatan guna memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pemerintah hadir untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata. Gerakan pangan murah ini juga bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi di tengah masyarakat,” ujar Wawali Harris dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa pemenuhan pasokan pangan merupakan tanggung jawab pemerintah, terutama dalam menjaga hak dasar masyarakat akan akses pangan yang terjangkau dan berkualitas.
“Kegiatan ini merupakan wujud perhatian Pemkot Bekasi untuk turun langsung ke masyarakat, memastikan ketersediaan bahan pangan serta menstabilkan harga di lapangan,” tegasnya.
Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh stakeholder untuk mendukung upaya pengendalian inflasi dengan berbelanja di pasar-pasar tradisional dan terus mendukung produk-produk UMKM lokal.
“Saya ajak seluruh stakeholder untuk belanja di pasar, dukung UMKM kita, dan bersama-sama bergotong royong menekan laju inflasi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wawali Harris juga mengunjungi stand-stand UMKM dan turut berbelanja sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pelaku usaha lokal.
Adapun 10 komoditas pangan yang tersedia dalam GPM ini antara lain: beras premium, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit merah, cabai merah keriting, bawang merah, dan bawang putih.


