KOTA BEKASI – Guna menjamin kekhusyukan umat kristiani dalam menjalankan ibadah, jajaran Polsek Bekasi Barat bersama unsur TNI dan keamanan internal melaksanakan monitoring pengamanan ketat di wilayah Jakasampurna. Kegiatan ini difokuskan pada acara Ibadah Pemandirian Gereja Kristen Jawa (GKJ) Harapan Indah yang berlangsung di Jl. Jatiluhur Raya, Komplek Pengairan, Bekasi Barat, Sabtu (17/01/2026).
Kegiatan pengamanan dimulai pukul 09.00 WIB sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menjaga kebebasan beragama dan memastikan setiap kegiatan besar kemasyarakatan berjalan tanpa hambatan keamanan.
Kekuatan Personel Gabungan
Sinergitas di lapangan terlihat dari kolaborasi personel gabungan yang terdiri dari:
-
Polri: 2 personel, dipimpin oleh Panit Binmas Aiptu Ratmoko dan Bhabinkamtibmas Aiptu Sulistanto.
-
TNI AD: 1 personel, Serda Romi.
-
Keamanan Internal (Pamdal): 9 personel di bawah koordinasi Bapak Agus.
Kelancaran Ibadah dan Kehadiran Jemaat
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jakasampurna, Aiptu Sulistanto, melaporkan bahwa ibadah tersebut dihadiri oleh kurang lebih 350 jemaat. Petugas melakukan pemantauan mulai dari area pintu masuk hingga pengaturan alur kedatangan jemaat untuk mencegah kepadatan di ruas jalan pemukiman.
“Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita dapat beribadah dengan tenang. Kerja sama dengan Pamdal gereja dan unsur TNI sangat solid, sehingga potensi gangguan sekecil apa pun dapat kita antisipasi bersama,” lapor Aiptu Sulistanto di sela kegiatan.
Situasi Kondusif
Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian Ibadah Pemandirian GKJ Harapan Indah tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan ini diharapkan dapat terus memupuk rasa aman serta mempererat kerukunan antarumat beragama di wilayah Bekasi Barat.


