Jakarta Utara — Kebakaran hebat melanda gudang milik PT Mitra Setia Energi di kawasan Pergudangan 56, Jalan Kamal Muara RT 012/001, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu malam (06/05/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan sempat membuat panik para pekerja yang berada di dalam gudang. Api diduga pertama kali muncul dari percikan api pada rumah trafo yang kemudian menyambar oli di dalam gudang hingga api dengan cepat membesar.
Salah satu saksi, Jaja Suparman mengatakan saat kejadian dirinya bersama rekan kerja tengah berada di dalam gudang sebelum melihat kobaran api muncul dari area trafo.
“Awalnya terlihat percikan api dari rumah trafo, lalu menyambar oli dan api langsung membesar. Kami langsung berlari keluar untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Metro Penjaringan dipimpin Pawas AKP Susanto, SH langsung menuju lokasi guna melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi dan pemadaman.
Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api masih cukup besar dan proses pemadaman dilakukan oleh petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) dengan mengerahkan sebanyak 14 unit mobil pemadam.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 24.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun kebakaran mengakibatkan kerusakan pada gudang oli berukuran sekitar 100 meter persegi serta gudang plastik yang berada di samping lokasi utama kebakaran.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K., M.A.P mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk membantu pengamanan dan memastikan proses pemadaman berjalan lancar. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim,” ujar AKBP Agta Bhuwana Putra.


