GANTARITV.COM, KOTA BEKASI – Guna mengurai titik kemacetan di wilayah Bekasi Timur, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota melakukan monitoring ketat terhadap pemberlakuan perubahan arus lalu lintas. Pada Senin malam, 27 April 2026, Kasat Lantas Kompol Gefri Agitia turun langsung memimpin pengaturan lalu lintas serta pemantauan pasca penutupan sejumlah titik meridian jalan di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda hingga Traffic Light (TL) Bulak Kapal.
Langkah ini diambil menyusul kebijakan penutupan meridian di beberapa titik krusial, antara lain di depan Stasiun Kereta Api Bekasi Timur dan perlintasan kereta api Jalan Ampera. Dengan penutupan ini, kendaraan yang melintas diarahkan untuk memutar di TL Bulak Kapal guna meminimalisir hambatan arus dan mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di area yang biasanya padat saat jam sibuk.
Dalam giat tersebut, Kasat Lantas memberikan imbauan tegas kepada para pengendara, khususnya dari arah Perumnas 1 menuju Bulak Kapal, agar tidak melawan arah. Masyarakat diingatkan untuk mematuhi skema lalu lintas yang telah ditetapkan dengan melakukan putar balik di lokasi yang sudah ditentukan. Kesadaran pengendara untuk tidak melanggar arus menjadi kunci utama efektivitas perubahan jalur ini.
Kehadiran Kasat Lantas bersama Unit Turjawali dan Unit Kamsel Dikyasa di lapangan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan. Masyarakat pengguna jalan pun menyambut positif pengaturan ini karena waktu tempuh menjadi lebih efektif. Suasana lalu lintas di titik-titik yang biasanya mengalami kepadatan tinggi terpantau lebih teratur dan mengalir dengan aman.
Kasat Lantas Kompol Gefri Agitia menyatakan bahwa pemantauan ini akan dilakukan secara berkala untuk mengevaluasi efektivitas skema baru tersebut. “Kami hadir untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya. Kami berharap kolaborasi antara petugas dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus dijaga agar situasi Kamtibmas lantas di Kota Bekasi tetap kondusif,” ujarnya di sela-sela kegiatan.


