GANTARITV.COM Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota secara resmi memulai Operasi Zebra Jaya 2025, ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan pada Senin (17/11/2025) pagi. Operasi selama 14 hari ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas masyarakat Kota Bekasi.
Apel yang bertema “Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025” ini dipimpin oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si.
Hadir dalam apel tersebut PJU Polres, Kapolsek jajaran, anggota TNI dari Kodim 0507 Bekasi, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan perwakilan Jasa Raharja. Komandan Apel dipegang oleh AKP Parwoto, didampingi Perwira Apel AKP Devi.
Soroti Angka Fatalitas dan Pelanggaran yang Meroket
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Bayu Pratama membacakan Amanat Kapolda Metro Jaya yang menyoroti data lalu lintas yang memprihatinkan.

“Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari Tanggal 17 hingga Tanggal 30 November 2025. Tujuannya jelas: menurunkan angka pelanggaran dan mengurangi kecelakaan,” ujar Wakapolres.
Amanat tersebut mencatat data krusial:
-
Kecelakaan Tinggi: Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, terjadi 11.604 kasus kecelakaan dengan 659 korban meninggal dunia di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
-
Pelanggaran Meningkat: Kasus pelanggaran mencapai 505.441 kasus sepanjang periode yang sama, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
-
Perilaku Meresahkan: Polisi juga menyoroti masih maraknya balap liar, penggunaan knalpot bising, konvoi tanpa helm, hingga keterlibatan pengendara di bawah umur.
Penindakan Tegas, Namun Humanis
AKBP Bayu Pratama menegaskan bahwa Operasi Zebra Jaya 2025 akan melibatkan 2.939 personel gabungan. Penindakan akan dilakukan secara profesional, dengan mengedepankan pendekatan Preemtif dan Preventif.
“Penegakan hukum tetap dilaksanakan secara tegas namun humanis. Penindakan akan menggunakan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan Mobile, serta menghadirkan petugas di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan,” tegasnya.
Pesan kunci dalam operasi ini adalah, “Kita tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi. Kita tidak hanya menghadirkan polisi, tetapi menghadirkan keamanan bagi masyarakat.”
Apel ditutup secara simbolis dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan TNI, Polisi Militer, Dishub, dan Polisi Lalu Lintas, menandai dimulainya Operasi Gabungan di Kota Bekasi.



